| Twitter Logo |
Tentunya kita sudah tidak asing jika melihat logo biru dengan burung di atas ini.
Twitter adalah platform sosial media yang dimana awalnya hanya tempat untuk membagikan tulisan, namun saat ini Twitter sudah dapat membagikan tulisan, gambar maupun video. Twitter juga merupakan salah satu platform sosial media yang sangat diminati di dunia, termasuk negara Indonesia. Berdasarkan data Januari 2022 terdapat 1.3 Miliar akun Twitter, dengan 330 juta sebagai pengguna aktif.
Twitter didirikan oleh Evan Williams, Jack Dorsey, Christopher “Biz” Stone, dan Noah Glass, pada tahun 2006. Jejaring sosial berbasis microblog itu lahir setelah Odeo, startup (perusahaan rintisan) yang dibangun oleh Glass dan Williams pada tahun 2005, gagal.
![]() |
| Evan Williams |
Glass dan Williams lalu berdiskusi dengan rekan mereka, Jack Dorsey, yang saat itu tengah mengembangkan sebuah layanan messaging yang unik. Singkat cerita, akhirnya mereka bertiga bersama Biz Stone membangun sebuah startup baru bernama Obvious Corp. Di bawah Obvious Corp, mereka mengembangkan beberapa aplikasi, termasuk aplikasi messaging dengan kode nama “Twttr”. Mereka menambahkan dua huruf vokal ke dalam kode nama aplikasi itu, menjadi Twitter, dan merilisnya pada tahun 2006.
Pada tahun 2003, Williams menjual Blogger kepada Google dengan harga jutaan dollar AS. Oleh Google, Blogger dijadikan platform blog yang bisa dipakai secara gratis. Di tahun-tahun pertama Twitter, Williams menghidupi perusahaan dengan kekayaannya. Dia menghadapi berbagai pilihan yang sulit dan mengambil beberapa keputusan yang cukup sadis, seperti memecat Glass, rekannya sesama co-founder, serta para karyawan pertama Twitter yang tak lain adalah teman-temannya sendiri
| Jack Dorsey |
Jack Dorsey. Pada tahun 2006 Dorsey belum dikenal siapa-siapa. Dia hanyalah pria biasa yang memiliki konsep awal mengenai Twitter. Sekarang, setelah Twitter sukses besar, Dorsey bukan hanya dikenal sebagai miliuner teknologi, tetapi juga digadang-gadang sebagai salah satu orang yang berpotensi untuk menjadi “The Next Steve Jobs”.
![]() |
| Biz Stone |
Yang ketiga, Biz Stone. Pria yang satu ini mudah bergaul. Berkat kemampuannya berdiplomasi, Stone menjadi satu-satunya co-founder yang tak memiliki musuh. Dia pun masih berhubungan baik dengan teman-teman lain yang punya andil dalam pendirian Twitter.
![]() |
| Noah Glass |
Co-founder keempat, Noah Glass, adalah sosok “geek” yang pernah menginvestasikan waktunya demi Twitter. Meskipun begitu, nasib Glass di perusahaan itu tak berakhir indah. Pada akhirnya, dia ditendang dari Twitter.
Meskipun begitu, pada akhirnya, tak ada satupun dari mereka yang memegang kendali atas perusahaan itu. Tak ada satupun dari mereka yang bertahan menjadi CEO. Hingga kini, Twitter terus bertumbuh. Twitter telah menjadi alat marketing dalam bisnis, menjadi media kasual untuk berkomunikasi, bahkan menjadi alat kampanye dalam berpolitik. Sekarang, orang-orang biasa hingga tokoh-tokoh penting seperti para pemimpin negara, selebritis, serta penyiar radio dan televisi, sudah menggunakan Twitter.
Konsep penggunaan pada Twitter ini adalah dimana pengguna dapat mengirim dan membaca cuitan dari pengguna lain. Namun sekarang ini Twitter sudah dapat mengirimkan gambar maupun video. Fungsi Twitter sekarang juga tidak hanya sebagai media komunikasi ataupun berbagi informasi saja, Twitter dapat dijadikan sebagai media bisnis baik untuk promosi maupun pemesanan. Twitter juga dapat menjadi media penggerak masa, kita dapat mengajak orang lain untuk mengikuti pandangan atau ajakan kita. Dengan banyaknya tulisan yang kita bagi atau terima di Twitter, kebiasaan tersebut juga dapat mengasah kemampuan menulis menjadi lebih baik.
Pada sisi pemrograman, Twitter sangat bergantung pada perangkat lunak sumber terbuka. Interface web Twitter menggunakan framework Ruby on Rails. Pada awal pengoperasiannya, twit user akan disimpan dalam database MySQL. Namun, penyimpanan pada MySQL ini menimbulkan masalah dalam membaca ataupun menulis di Twitter. Kemudian perusahaan merombak sistem dengan mengganti Ruby on Rails ke server Java. Peralihan dari Ruby ke Scala dan Java meningkatkan kinerja Twitter. Dari yang sebelumnya 200-300 permintaan perdetik menjadi 10.000-20.000 perdetik.


